Profil Grup Lawak Legendaris Indonesia Bagito

Jika anda terlahir di era 90an maka sudah pasti tidak akan asing lagi dengan yang namanya bagito, ya ini adalah sebuah grup lawak legendaris asli indonesia yang terdiri dari 3 pelawak senior yaitu Dedi Gumelar sebagai Miing, Didin Pinasti sebagai Didin, dan Hadi Wibowo sebagai Unang. Grup lawak ini bisa dibilang menjadi salah satu senior dalam dunia lawak di Indonesia. Tentunya banyak di Antara teman teman sekalian yang ingin mengenal lebih lanjut dengan grup lawak legendaris ini bukan? nah bagi yang ingin tahu lebih jelas, maka berikut adalah penjelasannya.

Profil singkat mengenai Bagito

Profil singkat grup lawak bagito ini sebetulnya dimulai sejak tahun 80an di mana acara pertama yang dilakoni bagito saat itu berjudul “Konsultan Bingung” yang disiarkan oleh radio Suara Kejayaan tepat pada tahun 1984, radio ini juga sempat dijuluki sebagai radionya para pelawak karna Suara Kejayaan sendiri juga telah melahirkan beberapa pelawak kondang seperti Ulfa Dwiyanti, Komeng, Taufik Savalas, dan grup lawak Patrio.

Mulai dari sinilah bagito mendapatkan jalan yang mulus sebagai grup lawak pada masa itu, tepatkan ketika menjadi pengisi acara bertajud “Opor Ayam”. Kemudian pada awal tahun 90an Bagito mulai dilirik oleh stasiun tv untuk mengisi acara di sana, saat itu RCTI sempat mendapatkan rating yang cukup tinggi berkat program yang diberi nama Bagito Show. Namun sayangnya popularitas bagito mulai menurun sejak mulai bermunculannya pelawak – pelawak baru, ditambah lagi dengan keluarnya Unang yang dikabarkan mengalami hubungan yang kurang baik dengan bagito.

Profil Dari masing masing Anggota Bagito

Itulah sedikit Profil singkat grup lawak bagito yang mungkin belum banyak orang tahu, dan berikut ini adalah beberapa profil singkat dari masing – masing personel bagito.

 

  • Miing

 

Tubagus Dedi Suwendi Gumelar atau yang lebih tenar dengan panggilan Miing ini adalah seorang komedian asli indonesia yang sekaligus menjadi pencetus berdirinya grup lawak bagito, pria kelahiran Banten 27 april 1958 ini juga merupakan kakak dari Didin Pinasti yang juga anggota bagito. Ia juga sempat terjun ke dunia politik dan pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009 – 2014 dari partai PDIP provinsi Banten.

 

  • Didin

 

Memiliki nama lengkap Didin Pinasti, ia memiliki karakter yang selalu bisa mengiringi setiap materi lawakan yang disampaikan oleh Miing. Didin yang merupakan adik dari Miing ini tetap fokus pada karirnya di dunia hiburan dengan tidak ikut terjun ke ranah politik seperti kakaknya, ia pun sempat mengisi beberapa acara di televisi ketika bagito sudah bubar. Ayah empat anak ini juga mengakui bahwa di dalam bagito sempat ada selisih paham dengan Unang yang menyebabkan bagito menyisakan dirinya dan Miing saja hingga akhirnya pamor bagito pun meredup.

 

  • Unang

 

Memiliki nama lahir Hadi Prabowo, pelawak yang dikenal dengan nama beken Unang ini juga masih kerap kali muncul di beberapa acara televisi dan menjadi peran pembantu di beberapa film layar lebar. Aktor sekaligus pelawak dari grup bagito ini lahir di jakarta pada 18 november 1962, ia memiliki peran yang konyol di setiap karakter yang dimainkannya.

Sampai sekarang Bagito masih menjadi salah satu grup lawak terbaik di Indonesia yang memiliki banyak fans. Grup lawak ini juga menjadi salah satu panutan dari berbagai macam pelawak pelawak modern di Indonesia. Dengan track rekor yang begitu brilian ini tentunya tidak salah jika Bagito dikategorikan sebagai salah satu grup lawak legendaris di Indonesia terutama di jamannya, beserta dengan grup grup lawak lainnya seperti Warkop DKI dan yang lainnya.

 

Legenda Film Indonesia, Inilah 6 film Terbaik Benyamin Sueb!

Siapa yang tidak kenal dengan sosok Benyamin Sueb? Sosok legenda asli dari Betawi ini tidak akan pernah dilupakan meskipun beliau sudah lama wafat. Film-filmnya pun sukses besar dan sampai sekarang masih sering diputar di layar kaca televisi Indonesia. Bahkan baru-baru ini filmnya yang berjudul Benyamin Biang Kerok telah dibuat versi remake nya. Penasaran kan film-film Benyamin apa saja sih yang menjadi favorit masyarakat? Yuk, kita simak ulasan 6 film terbaik Benyamin Sueb!

Inilah 6 Film Terbaik Benyamin Sueb Yang Melegenda.

  • Benyamin Biang Kerok (1972)

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, saking suksesnya film ini sampai akhirnya dibuatkan film versi remake nya. Meskipun memiliki alur cerita yang sedikit berbeda dari versi aslinya, nyatanya film ini juga mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat dan fans Benyamin Sueb. Benyamin difilm ini memerankan tokoh Pengki, seorang sopir yang sangat jahil. Makanya kemasan film ini dibuat sangat kocak dengan perpaducan antara candaaan juga celetukan nakal khas seorang Benyamin. Jadi, tidak heran ya ini mejadi salah satu dari sejumlah film terbaik Benyamin Sueb.

  • Cukong Blo’on (1973)

Film Cukong Blo’on bercerita tentang kisah cinta yang sungguh konyol. Benyamin yang sebagai lintah darat bernama Madun sungguh pintar memanfaatkan suasana.

Suatu hari, ibu Lies harus meminjam uang ke Madun agar Lies bisa bersekolah. Si ibu menyodorkan perjanjian akan menikahkan Lies dengan madun setelah tamat. Tapi tak disangka, muncul pemuda bernama Jack yang menjadi anak orang tajir yang hidup di kota. Dulunya ia berasal dari desa yang sama dengan Lies dan rupanya punya perasaan suka pada Lies sehingga tak heran bila ia kerap apel ke rumahnya. Karena hal ini, Madun pun cemburu dan meminta segera dinikahkan dengan si gadis.

  • Musuh Bebuyutan (1974)

Berikutnya adalah Musuh Bebuyutan. Siapa yang menyangka dua orang yang bertetannga bisa menjadi musuh yang setiap harinya selalu membuat onar. Lucunya lagi, permusushan mereka juga berlanjut sampai pada anak dan istri mereka. wah, kalau seperti ini tidak akan ada habisnya ya!

  • Intan Berduri (1972)

Film yang kental dengan unsur dramanya ini mengantarkan Ben meraih piala Citra Festival Film Indonesia. Bercerita tentang Jamal dan keluarga miskinnya yang pada akhirnya menemukan intan sebesar kepalan tangan di sungai tempat Jamal biasa mencari ikan. Sejak saat itu, nasibnya pun berubah dan kegaduhan serta kelucuan-kelucuan khas warga kampung pun mengisi alur cerita film ini.

  • Tarzan Kota (1974)

Bercerita tentang Tarzan ala Indonesia yang diperankan oleh Benyamin. Film ini mempunyai alur yang tidak jauh beda dengan versi barat nya. Hanya saja, banyak kekonyolan dan kelucuan terjadi ketika Tarzan bersama Ida kembali ke kota.

  • Benyamin Tukang Ngibul (1975)

Mengadu hidup di kota membuat Benny (Benyamin S) harus memurat otak untuk bertahan hidup. Mulai dari berjudi sampai akhirnya berujualan obat palsu bersama teman-temannya dia lakukan. Dari sinilah muncul kejadian lucu dan kesialan yang harus dialami Ben sampai-sampai Ben harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Itu dia 6 film terbaik Benyamin Sueb. Meski sebagian besar film yang dihasilkannya bergenre komedi, Benyamin sueb juga pernah memerankan film drama yang mampu menguras air mata seperti pada film Intan Berduri. Disetiap filmnya pun selalu diselipkan candaan dan sindiran khas Benyamin Sueb yang menjadikan beliau legenda sekaligus seniman hebat yang pernah dimiliki Indonesia.

 

5 Grup Lawak Legendaris Indonesia yang Pernah Menghibur Kita Dulu

Dari sejak dulu, dunia hiburan tanah air tidak pernah sepi dari canda ria dan tawa yang dipersembahkan oleh grup lawak yang silih berganti menghibur masyarakat tanah air. Ketika menjelang buka puasa atau sahur di masa Ramadhan, grup lawak tanah air pasti akan menjadi sajian utama untuk menghibur keseharian kita yang ingin melepas lelah.

 

Beberapa grup lawak tanah air sudah menjadi legenda dan terus diingat sampai sekarang. Di artikel ini akan dibahas 5 grup lawak legendaris Indonesia yang pernah menghibur kita beberapa dekade lalu.  

 

Warkop DKI

Siapa sih yang tidak mengenal grup lawak yang melegenda ini? Warkop DKI salah satu dari sekian grup lawak yang paling legendaris di Indonesia. Mereka memiliki gaya lawak yang sangat khas sehingga dapat memberikan penghiburan yang tidak membosankan bagi para penontonnya.

Dono, Kasino, dan Indro telah memberikan apresiasinya terhadap dunia lawak dari tahun 1980 sampai 1990, di mana tahun 90-an merupakan tahun terberat bagi mereka. Selain menjadi salah satu grup lawak senior, mereka pun juga menjadi mentor bagi seniman lawak lainnya, seperti Alm. Taufik Safalas, Patrio, dan Bagito.

Sampai sekarang, hanya Indro seorang yang masih berkecimpung di dunia hiburan tanah air setelah ditinggal kematian Kasino tahun 1997 dan Dono tahun 2001 lalu.

 

Srimulat

Salah satu dari 5 grup lawak legendaris Indonesia yang bertahan sudah cukup lama sekitar puluhan tahun adalah grup Srimulat. Grup lawak legendaris ini sudah sering berganti-ganti personel dari sejak tahun 1960 hingga sekitar tahun 1990. Dengan bermodalkan banyolan dan candaan yang khas, serta celetukan-celetukannya yang spesial, tentu menjadi grup yang sangat dihapal oleh para penggemarnya.

Srimulat pada mulanya didirikan oleh Teguh Slamet Rahardjo dan telah melahirkan pelawak-pelawak berbakat yang sudah terkenal hingga sekarang ini, seperti Mamiek, Tarzan, Nunung, Gogon, Tukul, Tessy, dan sebagainya. Kepopuleran Srimulat pun semakin meredup di pertengahan tahun 1990-an dan diiringi beberapa personel yang lebih memilih bersolo karier.

 

Kwartet Jaya

Orang Indonesia yang sering menonton hiburan lawak era 1980 hingga 1990-an pasti mengenal yang namanya Ateng. Salah satu pelawak tanah air tersebut termasuk dalam personel Kwartet Jaya yang digawangi oleh Bing Slamet. Bing Slamet merupakan seniman berbakat asal Banten yang kemudian membentuk grup lawak Kwartet Jaya, salah satu 5 grup lawak legendaris Indonesia.

Grup lawak legendaris ini memiliki 4 personel, yakni Bing Slamet, Eddy Sud, Ateng, serta Iskak. Pada awal tahun 1970, Kwartet Jaya mampu merajai dunia hiburan tanah air dan menjadi hiburan yang paling ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya. Namun, setelah kepergian Bing Slamet di tahun 1974, Kwartet Jaya pun bubar. Ateng dan Iskak kemudian membentuk duo lawak sendiri dan meninggalkan Eddy Sud seorang diri di Kwartet Jaya.

 

Jayakarta Grup

Tentu Anda semua mengenal Jojon yang merupakan salah satu pelawak Indonesia yang mempunyai ciri khas pada tampilannya, seperti celana yang dibuat kedodoran diangkat sampai perut dan kumisnya yang kotak. Jojon merupakan salah satu personel dari grup lawak legendaris Jayakarta Grup bersama 3 personel lainnya, seperti Jonny, Cahyono, dan Uuk.

Setelah meninggalnya Uuk dan Jonny yang mendahului rekan-rekannya, grup lawak ini pun bubar. Jojon saat itu masih menghiasi dunia hiburan hingga akhir hayatnya dan Cahyono pun beralih menjadi pendakwah.

 

Bagito

Era 1990 merupakan tahun emas untuk para grup lawak, karena mereka semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia pada saat itu. Tidak terkecuali grup lawak Bagito yang cukup berhasil di tahun emas tersebut. Bagito sendiri katanya berasal dari singkatan Bagi Roto (dalam bahasa Indonesia Bagi Rata). Grup yang menjadi salah satu 5 grup lawak legendaris Indonesia ini memiliki 3 personel, yaitu kakak beradik Dedi Gumelar dan Didin Pinasti, serta Unang.

Mereka bertiga pun sempat memiliki acara lawak televisi sendiri yang diberi nama Bagito Show.